Eri menambahkan bahwa JNE tetap beroperasi selama perayaan hari besar keagamaan, termasuk Natal dan Tahun Baru, dengan titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia. “Untuk menambah semarak Natal, kami menghadirkan suasana tematik di sales counter JNE, sehingga aktivitas pengiriman paket terasa lebih spesial dan berbeda dari biasanya,” jelasnya.
Sebagai perusahaan yang menjunjung nilai-nilai spiritual, JNE juga menggelar Ibadah Perayaan Natal Persekutuan Oikumene 2024 untuk karyawan dan karyawati yang merayakan. Acara tersebut diselenggarakan pada Jumat, 13 Desember 2024, secara offline di Ballroom Kantor Pusat JNE, Jl. Tomang Raya No.11, serta online untuk karyawan di kantor cabang JNE seluruh Indonesia. Ibadah Natal yang dipimpin oleh Pendeta Juswantori Ichwan ini berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Anak Tuhan yang Berintegritas”. (*/ab)
Sekilas Tentang JNE:
JNE berdiri pada tahun 1990 sebagai perusahaan nasional yang berkonsentrasi pada bidang usaha jasa pengiriman dan pendistribusian. JNE juga memperluas bidang usahanya hingga jasa pengiriman makanan khas daerah (PESONA), jasa kepabeanan, penjemputan di bandara, dan pengiriman uang/money remittance. Pada akhir tahun 2012, JNE memisahkan divisi Logistik, menjadi unit usaha tersendiri dan terpisah dari unit kurir ekspres. Mulai tahun 2013, JNE siap berekspansi di bidang logistik, dengan berfokus pada layanan yang mencakup pergudangan, cargo, pengiriman jalur darat, sea freight, dan air freight. Di tahun 2014, JNE melakukan optimalisasi Mobile Applications untuk meningkatkan service berupa trace tracking kiriman, kemudahan transaksi digital, Free Pick up dan COD. Di tahun 2017 JNE membangun E-Fulfillment di beberapa cabang yaitu Warehouse Management System yang terintegrasi terkait warehousing, order fulfillment, technology development, shipping management dan delivery, menjadi solusi lengkap untuk para UKM di seluruh Indonesia. Di tahun 2020 menyikapi perkembangan e-commerce, UKM dan perubahan daya beli masyarakat yang berubah sangat cepat serta dinamis maka dibangun Mega Hub JNE di area Bandara Internasional Soekarno – Hatta. Dibangun diatas tanah seluas 4 hektar, Mega Hub (Automatic Sorting Center and Gateway System) ini akan memiliki kapabilitas menangani ratusan ribu paket per hari. Saat ini JNE memperluas jaringan hingga lebih dari 8000 titik layanan di seluruh Indonesia untuk mendorong kemajuan UKM dan meningkatkan perekonomian nasional.





Tinggalkan Balasan