Dalam kesempatan yang sama, Yohanes Landu Praing juga menegaskan bahwa isu yang beredar mengenai kemungkinan Bank NTT berubah menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) tidaklah benar. “Bank NTT tidak akan turun menjadi BPR seperti isu liar yang ada,” tandasnya, menegaskan komitmen Bank NTT untuk terus berkembang sebagai bank pembangunan daerah yang solid.
Peningkatan kinerja Bank NTT di tahun 2024 diperkirakan akan memberikan dampak positif bagi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) serta kabupaten/kota sebagai pemegang saham utama Bank NTT.
Halaman



Tinggalkan Balasan