Kemudian, lanjut Dedi, pada pengujian melalui surat suara yang ada gambar dan nomor urut dari ketiga pasangan calon Kepala Daerah NTT yang diberikan pada 1488 respoden untuk dipilih.

“Hasilnya, pasangan nomor urut 2 Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma meraih 646 suara atau sebanyak 43,45% suara, pasangan nomor urut 1 Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto meraih 420 suara atau sebanyak 28,29 % suara, pasangan nomor urut 3 Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu meraih 382 suara atau sebanyak 25,68 %, serta suara kosong 40 lembar,” kata Dedi.

Survei ini menunjukan pasangan Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma unggul dengan elektabilitas paling tinggi di Kota Kupang dan 19 Kabupaten selain Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan yang mengunggulkan diurutan pertama Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu, sementara pasangan Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto hanya di posisi kedua dan tiga saja.

Dedi Rohman menjelaskan, kuatnya keinginan masyarakat NTT memilih pasangan Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma, disebabkan NTT butuh pemimpin yang mampu melobi pemerintah pusat untuk membuat yang terbaik untuk NTT.