Kupang, KN – Dalam kampanye di Desa Lamboya, Kecamatan Tanah Riwu, Kabupaten Sumba Barat, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena (Melki) dan Johni Asadoma (Johni), menyoroti pentingnya pendidikan vokasi sebagai kunci pengembangan potensi lokal.

Melki-Johni berkomitmen untuk membangun sekolah vokasi khusus peternakan di Sumba Barat, wilayah yang memiliki tradisi kuat dalam memelihara ternak.

Melki menilai bahwa meskipun masyarakat Sumba Barat telah lama bergantung pada peternakan sebagai sumber penghidupan, kurangnya pendidikan formal di bidang ini menjadi penghambat dalam pengelolaan dan pengembangan industri peternakan.

“Kami akan menghadirkan sekolah vokasi peternakan untuk memastikan masyarakat Sumba Barat dapat mengelola ternak dengan lebih profesional, dari perawatan hingga produksi hasil ternak,” ujar Melki.

Menurut Melki, sekolah vokasi ini tidak hanya dirancang untuk memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga bertujuan mencetak generasi peternak yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Melki menambahkan, langkah ini sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui produk-produk olahan berbasis peternakan.