Ia mendorong paslon Melki-Johni, agar lewat program hilirisasi kedua figur kebanggaan masyarakat NTT itu bisa memaksimalkan potensi pertanian dan peternakan yang ada di pulau Sumba.

“Bagaimana petani dan peternakan kita diberdayakan dengan baik, agar supaya tercapai kesejahteraan para petani kita,” terangnya.

Umbu Saga Anakaka juga meyakini bahwa hanya paslon Melki-Johni yang bisa membebaskan NTT dari masalah fiskal daerah saat ini. Karena itu, ia mengajak warga diaspora Sumba di Kupang untuk memenangkan paslon Melki-Johni di Pilgub NTT 2024.

“Kita harus mendukung beliau untuk menang pada tanggal 27 November 2024. Mudah-mudahan kita di tempat ini, mari sama-sama satukan tekad kita, kita menangkan Pak Melki Laka Lena dan Johno Asadoma,” tandasnya.

Calon Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan, semua paslon pasti punya program, tapi pertanyaannya bagaimana cara ia mengeksekusi program tersebut.

Melki-Johni lanjutnya, menyiapkan sejumlah program, salah satunya adalah menyiapkan dana atau anggaran Rp20 Miliar per tahun untuk membiayai BPJS tenaga kerja untuk membiayai 100.000 pekerja rentan di NTT.