“Harapannya program-program ini bisa menjawab keinginan, harapan dan kegelisahan kita masyarakat NTT dan membawa NTT semakin maju, sehat, cerdas dan sejahtera. Semua itu dibawa dalam semangat kolaborasi, semangat “Ayo Bangun NTT” semangat kegotongroyongan, semangat kebersamaan untuk membawa NTT mencapai cita-cita kita bersama,” tegasnya.

Warga Minta Turunkan Bunga Koperasi

Rius, salah satu warga setempat menyampaikan keluhan masyarakat setempat berupa bunga koperasi yang mencapai 20%, sehingga masyarakat kesulitan untuk membayar bunga tersebut.

Harapan ini disampaikan agar jika Paket Melki-Johni terpilih nanti bisa mengeluarkan kebijakan untuk menghapus ataupun menurunkan bunga Koperasi tersebut.

Nela warga Kabupaten Belu lainnya menyampaikan, Atambua memiliki pohon kelor yang sangat banyak.

“Kami minta agar pohon kelor ini bisa diproduksi menjadi makanan ataupun nutrisi baru bagi anak-anak yang Stunting, sehingga mereka bisa tumbuh dan berkembang seperti anak pada umumnya.

Sementara Marta, warga Atambua lainnya menyampaikan bahwa, masih ada daerah yang kekurangan air bersih dan kekurangan internet. “Harapan kami adalah tolong perhatikan lagi daerah yang masih kekurangan air bersih dan internet,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Asty Laka Lena menyampaikan aspirasi ini menjadi tanggung jawab paket Melki-Johni dalam menjawab kebutuhan dan keluhan dari bapa mama semua.

“Ini menjadi tugas dan tanggung jawab paket Melki-Johni. Saya di sini hanya menyerap aspirasi dari bapa mama selebihnya adalah tanggung jawab paket Melki-Johni, saya juga akan menyampaikan aspirasi ini kepada paket Melki-Johni dan jika paket Melki-Johni terpilih menjadi Gubernur dan wakil Gubernur NTT maka aspirasi ini akan dijawab oleh paket Melki-Johni,” ujar Asti Laka Lena. (*/tim)