“Petani, peternak, nelayan tidak perlu khawatir lagi. Kami akan hadir untuk mengoptimalkan hasil produksi dan penjualan, menjadikan produk-produk unggulan NTT berkualitas tinggi di pasar, kami maksimalkan fungsi koperasi dan bumdes yang merupakan fondasi ekonomi masyarakat,” terang Melki Laka Lena.
Melki-Johni bertekad membangun sentra pariwisata, sentra UMKM sesuai dengan potensi komunitas, sekaligus dibangun infrastruktur pendukungnya sehingga tidak ada lagi alasan susah berwisata di NTT di NTT karena jalannya jelek, susah cari transportasi, susah signal, dan lain sebagainya.
Melki-Johni memastikan semua pekerja mempunyai BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, terkait pilar pemberdayaan komunitas, Melki-Johni mengajak generasi milenial, gen Z dan para perempuan, nona-nona dan mama-mama untuk menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan UMKM. Melki-Johni memberikan akses permodalan, pelatihan dan dukungan promosi usaha-usaha UMKM dan perempuan menjadi lebih berdaya.
“Kemarin kita mendengarkan Presiden Prabowo Subianto resmi mengeluarjan kebijakan soal penghapusan utang macet UMKM di masa lalu. Kebijakan ini tentu membantu rakyat NTT terutama yang bergerak di bidang ini. Kami pastikan akan membantu mereka yang terlilit utang sehingga utangnya dihapus sesuai dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto,” sebut Melki Laka Lena yang juga Waketum DPP Golkar itu.
Kesejahteraan masyarakat, lanjut Melki, sangat bergantung pada infrastruktur yang memadai. Untuk itu, Melki-Johni memastikan listrik, air, jalan dan infratruktur lainnya terbesar merata di seluruh NTT. Melki-Johni juga berkomitmen agar setiap anak NTT bebas dari stunting dan mendapatkan pendidikan yang setinggi-tingginya.
“Kami akan menyediakan tenaga kesehatan, tenaga medis yang dibutuhkan, menyediakan pendidik yang mendukung kesejahteraan bagi mereka semua,” terang Melki.
Di akhir pemaparan visi misi dan program, Melki mengatakan, Melki-Johni berkomitmen membawa perubahan dan meningkatkan optimalisasi PAD dan memaksimalkan pemanfaatan aset daerah yang masih tidur hari ini. Dukungan dari pemerintah pusat akan memastikan bahwa kreativitas lokal yang kita miliki menjadi berjalan dan bisa digerakkan di seluruh NTT.







Tinggalkan Balasan