“Potensi sumber daya alam ini kalau ditingkatkan, maka NTT bisa maju. Jangan omong PAD, tapi kita maksimalkan dulu potensi sumber daya alam yang kita miliki,” kata Ibrahim Medah.

Sementara itu, calon Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan, ke depan NTT harus diperkuat dari sisi produksi. Tanaman jangka panjang seperti kelapa, menteh, vanili dan kemiri harus dikembangkan dengan baik.

“Semua yang kita dapat sekarang, sisa-sisa dari Orde Baru. Sekarang kita pikir peremajaan. Kita harus pikir untuk tanam baru. Sama dengan sapi. Orang bilang dulu sapi 1 ton. Tapi sekarang 500-600 kilo sudah hebat. Turun terus bertanya. Kita harus buat ulang lagi dengan target 1 ton. Kita harus siapkan pakannya dengan baik,” tutur Melki Laka Lena.

Terkait pesan senior Partai Golkar Ibrahim Agustinus Medah, Melki Laka Lena menyatakan, pihaknya segera membahasnya bersama tim.

“Harapan Pak Medah agar rantai kemiskinan bisa kami putus, mudah-mudahan kita bisa lakukan dengan spirit ayo bangun NTT dengan mengajak semua pihak, dan jika Tuhan berkenan saya dan Pak Johni menang, kami juga pasti akan mengajak senior-senior termasuk Pak Medah untuk memberikan pengalamannya, dan pikirannya untuk mengurus NTT ke depan,” tandas Melki Laka Lena.