“Jadi kalau Melki-Johni jadi gubernur dan wakil gubernur, kami pasti akan menghidupkan kembali pameran pembangunan, karnaval dan festival agar pelaku UMKM bisa hidup. Terima kasih sudah mengingatkan kami,” ungkap Melki Laka Lena seraya berterimakasih kepada masyarakat Kampung Solor yang antusias mengikuti jalannya kampanye Paket Melki-Johni.
Di penghujung kampanye, Melki Laka Lena didampingi Manajer Kampanye, Mohammad Ansor Orang, Sekretaris Golkar NTT Libby Sinlaeloe, Sintha Maku Djawa dan Zeyto Ratu Arat bersama-sana masyarakat yang hadir melantunkan yel-yel kemenangan. “Melki-Johni, ayo bangun NTT. Melki-Johni, menang-menang, pasti menang. Nomor dua, bungkus.”
Untuk diketahui, pameran pembangunan dan hiburan rakyat merupakan even tahunan Pemprov NTT yang digelar selama sepekan bahkan lebih dari sepekan di pusat ibukota untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Pameran ini biasanya diikuti oleh SKPD tingkat provinsi, pemerintah kabupaten/kota, BUMN dan BUMD serta TNI dan Polri.
Terhitung sejak tahun 2020, Pemprov NTT tidak lagi menggelar pameran pembangunan dan hiburan rakyat. Padahal, event tahunan yang bertujuan mempromosikan potensi keunggulan daerah berupa komoditas dan hasil kerajinan masyarakat serta menyajikan informasi pembangunan di seluruh NTT, menjadi momen yang selalu dinanti-nantikan masyarakat. Terlebih masyarakat di Kota Kupang.





Tinggalkan Balasan