“Birokrasi di NTT harus menjadi kapal besar yang membawa perubahan. Kita perlu memastikan mereka siap dalam berbagai situasi, baik di saat normal maupun dalam krisis,” ujar Melki.
Melki juga menyoroti pentingnya pelatihan dan pembekalan bagi birokrasi untuk mempersiapkan mereka menghadapi perubahan dan tantangan, terutama dalam hal mitigasi bencana alam.
Menurutnya, pandemi COVID-19 dan bencana-bencana sebelumnya telah menunjukkan bahwa birokrasi NTT masih perlu dilatih lebih baik dalam merespons krisis.
“Kami akan memastikan ada pelatihan rutin untuk mempersiapkan birokrasi menghadapi berbagai skenario. Kolaborasi dengan pihak-pihak terkait mitigasi bencana akan menjadi prioritas.
Dengan pelatihan yang tepat, birokrasi dapat melayani masyarakat dengan sigap dalam situasi apapun,” lanjut Melki.
Melki juga menekankan pentingnya contoh konkret dari kepemimpinan. Ia bersama Johni Asadoma berjanji akan rutin turun ke lapangan untuk memastikan setiap kebijakan berjalan dengan baik dan birokrasi di seluruh tingkatan dapat menjalankan tugasnya dengan optimal.





Tinggalkan Balasan