So’E, KN – Hari masih gelap. Sebelumnya rombongan diarahkan untuk kumpul di loby Swissbell Hotel sebelum Pukul 04.00 Wita. Tiga unit mobil yang disiapkan berjejer rapi di pelataran hotel yang letaknya di bibir pantai Kupang. Tepat Pukul 04.00 Wita laju tiga mobil yang salah satunya ditumpangi Emanuel Melkiades Laka Lena menuju Timur pulau Timor.

Ketika semua penghuni bumi masih terlelap, Melki Laka Lena sudah bergegas menemui warga di pedalaman Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Memasuki kawasan Takari, Batu Putih hingga So’e, cuaca pagi itu dibalut kabut tebal.

Beruntung, Melki Laka Lena punya driver andalan yang hafal benar soal lekak lekuk jalar jalan Timor Raya hingga ke pelosok. Kendati dalam balutan kabut tebal, laju kendaraan yang ditumpangi Melki Laka Lena malejit dengan nyaman.

Melki Laka Lena hari itu dalam kapasitas sebagai Ketua Yayasan Tunas Muda Indonesia (YTMI) menerobos kabut menuju desa Kaeneno, Kecamatan Fautmolo, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Ia diundang oleh warga untuk menghadiri syukuran pembangunan Kantor Desa  Kaeneno. Beberapa kali momentum syukuran itu dijadwalkan oleh Kepala Desa Kaeneno dengan Melki Laka Lena namun selalu saja batal dilakukan karena terkendala agenda protokoler lainnya.