Kepada wartawan, Melki Laka Lena mengatakan sesuai dengan bidang tugasnya terkait dengan aspek kesehatan, ia mendapat laporan dari kepala desa bahwa Pustu di desa tersebut sudah roboh.
“Saya akan segera koordinasikan dengan Kadis Kesehatan TTS untuk proses pengusulan. Pengusulan sedang berjalan, apakah sudah masuk atau belum. Kalau memang belum, kami akan berupaya agar bisa diari cara untuk di bangun tahun depan. Kita akan mengupayakan untuk membenahi Pustu Oeleu dan tentu juga SDM kesehatan di setiap desa juga kita dorong,” jelas Melki Laka Lena.
Melki Laka Lena mengatakan, ia juga tengah memikirkan bagaimana caranya agar komoditi yang dihasilkan di desa Oeleu dan sekitarnya tidak semuanya dijual dalam keadaan mentah. “Kalau bisa ada perkembangan minimal diolah menjadi bahan setengah jadi atau jadi. Boleh juga satu atau dua item komoditi yang bisa kita kembangkan,” ujarnya.
Selain itu, aspek infrastruktur juga menjadi kebutuhan urgen yang mesti mendapatkan perhatian serius. “Saya sudah keliling TTS ini, dan jalannya memang serius harus dibantu. Kita harus bicara dengan teman-teman di Kabupaten. Kita coba diskusi untuk bagaimana caranya agar secara perlahan-lahan harus ada desain untuk mengurangi persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi kendala di TTS,” sebut Melki Laka Lena.





Tinggalkan Balasan