Dijelaskan, Gerindra dan PSI tentu punya infrastruktur yang mumpuni di seluruh NTT. Bagi dia, Beri Bina dan Jane Natalia itu dua sosok yang punya keunikan. “Beri Bina itu ibarat mutiara dari Timur. Sedangkan Jane itu berlian dari Timor. Mereka punya kualifikasi unik untuk dipersandingkan dengan Melki,” katanya.
Masalahnya menurut Rajamuda Bataona, siapa di antara mereka yang punya elektabilitas tertinggi. Supaya adil, Melki dan partai KIM bisa melihat hasil survei lalu membuat simulasi tentang kelebihan dan kekurangan dua figur ini baru diputuskan. “Melki secara normatif memang butuh sosok wakil yang selain paham birokrasi, dia juga harus teknokrat atau minimal politisi yang punya kecerdasan intelektual dan emosional dalam memahami masalah ekonomi, pembangungan dan isu-isu kemiskinan di NTT. Karena dialah yang akan banyak mengurus birokrasi dan menopang kerja Gubernur,” sebutnya.
Dari tiga nama itu, menurut Rajamuda Bataona, tokoh dengan track record serta pengalaman kepemimpinan di partai politik, juga paham persoalan anggaran, masalah fiskal, ekonomi makro dan mikro di NTT, serta kompleksitas masalah birokrasi, juga masalah kemiskinan dan stunting, akan sangat pas untuk Melki. “Sehingga dari pengamatan saya, Gabriel Beri Bina dan Jane Natalia punya kualitas tersebut,” katanya.
Dengan pengalamannya yang sangat panjang di DPRD NTT, Beri Bina tentu sangat layak untuk menjadi calon Wakil Gubernur mendampingi Melki. Apalagi dia adalah kader Gerindra yang sudah sangat teruji dan paham masalah NTT dengan sangat baik. “Tapi di sisi yang lain, jika melihat kesiapan diri, agresifitas sosialisasi serta branding diri, juga dukungan partainya, Jane Natalia juga punya kualitas menjadi Calon Wakil Gubernur mendampingi Melki,” ujarnya.
Disebutkan, dua nama ini punya plus-minus. Artinya tinggal saja Melki dan KIM mempertimbangkannya. “Jika salah satu diputuskan maju dengan dukungan penuh partai pemenang Pemilu yaitu KIM dan tim Prabowo, saya kira mereka berpeluang sangat besar untuk menang. Sehingga yang akan diputuskan antara Beri Bina atau Jane Natalia, akan sangat tergantung hasil musyawarah koalisi KIM,” katanya.





Tinggalkan Balasan