Tentang peluang di partai, Adinda mengatakan, tak ada satupun yang spesial dan semua memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk diputuskan oleh PDI-Perjuangan.
”Sebagai kader, saya menghargai tahapan yang sedang berproses. Saya bertemu dengan semua kandidat Wakil Walikota, saling membuka isi hati dan berdiskusi. Kami membangun pemahaman bersama, bahwa suatu kelak jika partai memutuskan siapapun diantara kami, sebagai Calon Walikota maupun Wakil Walikota Kupang, Keputusan itu harus tetap dihargai,” tuturnya.
Mengenai dirinya sudah digandeng Jefri Riwu Kore sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Kupang, Adinda mengaku telah menerima kunjungan Jefri Riwu Kore beberapa waktu lalu.
Mereka telah sepakat untuk berjuang bersama dan bersedia menjadi pasangan kandidat Walikota dan Wakil Walikota Kupang pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kupang, 27 November 2024 mendatang.
“Saya percaya Pak Jefri adalah pemimpin yang baik. Beliau telah menunjukan karya politiknya kepada rakyat Kota Kupang dan perubahan itu nyata. Ini cara pandang saya yang sederhana, sehingga saya senang dan mau berjuang bersama beliau. Bukan berarti kandidat yang lain tidak mampu, tetapi secara politik saya telah memilih bersama Pak Jefri. Selanjutnya, kami serahkan kepada partai untuk menilai dan memutuskan diantara sekian kader terbaik yang sama-sama sedang berproses,” tegas Adinda. (Tim)





Tinggalkan Balasan