“Tentu saja upaya restoratif yang digerakkan NASDEM adalah surplus bagi Demokrasi di Indonesia karena orientasi utamanya adalah pada kepentingan publik yang menyata dalam langkah-langkah politik solidaritas, ekonomi emansipatif dan partisipatif, serta budaya gotong royong,” terangnya.
Tiga langkah di atas, menurut Frans Aba, sungguh sesuai dengan dengan visi misinya. Karena itu jika ia dan NasDem bisa bergandengan, maka ia jamin surplus pembangunan di NTT bisa bisa dicapai secara akseleratif.
“Kenapa tidak? Visi Misi saya sudah jelas, indentifkasi masalah NTT sudah kita kaji, dan prospek program unggulan tetap sasar sudah kita siapkan. Mari kita perbaiki apa yang lalu-lalu, kita benahi beberapa yang sudah dilewati, kita tata kembali NTT,” pungkas Frans Aba. (*)







Tinggalkan Balasan