“Kami berdua (Ketua DPD Hanura NTT) dalam proses punya kesamaan dalam chemistry dan kesamaan dalam membangun daerah ini,” ungkapnya.

Frans Aba memohon dukungan dan doa, sehingga Partai Hanura bisa mengambil keputusan untuk bergandeng tangan bersamanya untuk melakukan percepatan dalam membangun NTT.

“Keputusan apapun sangat kami harapkan supaya kita bisa bergandeng tangan, bersama sama merajut kekuatan, gotong royong bersama Partai Hanura,” tandas Frans Aba.

Ketua DPD Partai Hanura NTT, Refafi Gah menyebut Fransiskus Lara Aba atau Frans Aba layak menjadi gubernur Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, sosok Frans Aba yang merupakan seorang akademisi dan peneliti mempunyai segudang solusi untuk menyelesaikan seluruh persoalan atau masalah yang ada di NTT.

“Saya melihat figur adik saya (Frans Aba-red) ini betul-betul layak memimpin NTT ke depan. Karena beliau mampu menganalisa seluruh persoalan masyarakat NTT,” ujar Refafi Gah.

Ia menegaskan, NTT yang dikenal sebagai provinsi termiskin ketiga secara nasional tentu saja membutuhkan figur pemimpin yang melihat secara menyeluruh persoalan yang ada di masyarakat.