Ketua DPW PAN NTT juga meminta kepada tim Pilkada PAN agar jangan hanya berpikir soal demokrasi prosedural, karena Bung Karno telah mengajarkan tentang demokrasi substansial.

“Hari ini kita berproses memilih orang menjadi Bupati Walikota Gubernur, tapi harus bisa pastikan bahwa proses ini kita bisa mengajak, memanggil orang-orang yang di pinggir yang tidak pernah didengar suaranya, yang tidak perlu diperhatikan nasibnya, yang tidak pernah kita pedulikan keadaannya. Ini harus kita lihat, kita tangkap dan kita selesaikan lewat proses yang bermartabat ini. Agar NTT yang kita cintai ini jangan lagi punya stigma buruk,” tegasnya.

Terkait pendafataran bakal calon Gubernur NTT Emy Nomleni, Ahmad Yohan menyatakan, hari ini pihaknya secara resmi menerima pendaftaran, namun proses selanjutnya DPP PAN yang akan menentukan arah dukungan.

“Kita ikuti semua proses ini. Proses ini adalah proses administrasi. Keputusannya ada di Dewan Pimpinan Pusat. Sehingga sebagai salah satu penggemar, saya harap proses ini tidak hanya terjadi di DPW PAN, tapi ibu juga punya jaringan yang kuat di Jakarta. Kalau rasa-rasanya ibu Mega telepon Pak Zul, selesai semua urusan,” tutur Ahmad Yohan.