Anggota DPR RI Komisi XI ini menyatakan, berdasarkan data yang dirilis oleh pemerintah pusat, saat ini ada belasan Kaupaten di NTT masuk dalam kategori daerah tertinggal.
Karena itu, bagi PAN, persoalan daerah tertinggal bisa diselesaikan lewat Pilkada serentak 2024, yakni dengan memilih dan mengusung tokoh-tokoh yang bisa membangun NTT menjadi lebih baik.
“Untuk itu, kita butuh koalisi yang strategis dan memiliki kesamaan ide dan gagasan bahwa Pilkada ini adalah pintu untuk kita membangun daerah yang kita cintai ini. Komunikasi sedang kita rajut, dan kami bersyukur banyak partai yang menerima dan terbuka dengan gagasan yang diusung oleh PAN,” jelasnya.
Ketua DPW PAN NTT Ahmad Yohan mengatakan, hari ini PAN secara resmi membentuk Desk Pilkada dari tingkat DPD untuk Pilkada Kabupaten/Kota dan Desk Pilkada DPW untuk Pilkada Gubernur.
“Ada yang sudah mulai bekerja, ada yang sedang bekerja, dan ada yang sedang konsolidasi internal, menunggu waktu yang tepat untuk membuka pendaftaran,” terangnya.





Tinggalkan Balasan