Ia menegaskan, hari ini masyarakat Kota Kupang disuguhkan sistem politik yang tanpa memikirkan regenerasi kepemimpinan.
“Ada sebuah kegelisaan. Ini menjadi momok. Artinya tidak ada regenerasi kepemimpinan kepada anak muda. Padahal potensi anak muda di Kota Kupang begitu banyak. Tapi dari periode ke periode kita hanya mendengar dan melihat figur yang sama saja,” tegasnya.
Amir juga mengatakan, Pemuda Muhammadiyah melihat Bildad Thonak adalah figur yang berani membuat terobosan dan menjadi perwakilan anak muda di Kota Kupang.
“Salah satu alternatif figur muda yang kemudian tampil di dalam konstelasi Pilkada Kota Kupang hari ini adalah Bildad Thonak. Ia punya kapasitas dan potensi yang besar serta jaringan luas, yang kita harapkan bisa memajukan Kota Kupang ke depan,” terangnya.
Untuk diketahui, dalam diskusi tersebut, Bildad Thonak menawarkan sejumlah ide dan gagasan untuk mengatasi masalah dasar warga Kota Kupang seperti masalah air bersih dan sampah. (*)





Tinggalkan Balasan