Ia menyampaikan apresiasi kepada BMS, karena menurutnya, meski bukan berstatus sebagai sekolah inklusi, namun BMS bisa menerima dan mengajar anak-anak yang berkebutuhan khusus dengan penuh kasih sayang.

Dumuliahi berharap standar pendidikan yang sudah diterapkan di BMS tetap dipertahakan dan ditingkatkan.

“Kita berharap dengan penampilan yang bagus ini, ada orang tua-orang tua yang menyekolahkan anak-anaknya di sekolah ini,” ucapnya.

Direktur Buoyant Montessori School Aprinoet Selfani, S.Pd menyampaikan, End Year Performance merupakan ajang menggali bakat anak-anak didik BMS dari tingkat TK, SD hingga SMP.

“Kita ingin mengetahui sampai sejauh mana perkembangan potensi anak-anak, kita ingin membuat anak lebih percaya diri tampil di depan umum, kita ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk tampil di pentas besar, bukan hanya di depan orang tua, tetapi juga di depan umum,” ujar Aprinoet kepada media ini.

Ia menyebut, End Year Performance adalah momentum yang sangat bagus, dan hal positif ini akan terus dipertahankan dengan beberapa metode dan kurikulum.