Menurutnya, kegitan kesiapsiagaan ini bukanlah hanya kepentingan sesat atau semata. Namun ini merupakan sebuah kado spesial dari PDAM Tirta kepada semua pelanggan.
“Kenapa spesial? karena kita sudah mensprinkan orang dengan memerintahkan pegawai disetiap titik itu bahkan hal ini kami sudah sampaikan ke bupati dan terkait siapa yang menjadi standby di wilayah itu,” bebernya.
Ia menambahkan, dikantor besar PDAM Tirta Komodo pun telah menyediakan sopir (tahnki air) khusus.
“Ketika ada tribbel di wilayah tertentu, misalnya kalau ada faktor alam pada saat hujan sehingga tiba-tiba pipa mengalami problem, sehingga itulah gunanya sopir tadi untuk membutuhkan waktu yang cepat. Jadi kita berharap bahwa di natal dan tahun baru tidak ada teriak karena kesulitan air,” pungkasnya.
Selain itu, Dirut Marsel juga menyampaikan situasi dan kondisi debit air terkini khususnya di wilayah kota Ruteng pasca dampak dari Elnino
Ia menyebutkan julam pelanggan sampai dengan saat ini adalah 16.375 atau 65 ribu jiwa.
“Debit air yang ideal untuk melayani pelanggan itu 204,6 liter per detik, sehingga terlayani secara maksimal. Tapi kondisi sekarang yang di akibatkan kemarau Panjang (elnino) dampaknya sangat terasa,” sebutnya.





Tinggalkan Balasan