Apolos menegaskan, dengan pengajuan banding yang dilakukan oleh pemegang saham Bank NTT, maka perkara 309 mentah kembali.
“Ketika ada yang menyatakan banding, maka perkara ini mentah kembali. Mentah kembali. Tidak berlaku apa-apa. Perkara ini akan diperiksa lagi oleh pengadilan tinggi,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Apolos membantah informasi yang berseliweran, bahwa seolah-olah ada putusan Pengadilan Negeri Kupang yang menyatakan bahwa Izhak Rihi ditempatkan kembali jadi Dirut Bank NTT.
“Itu tidak ada dalam putusan. Saya sudah baca putusannya. Itu hanya berlaku di PTUN. Orang menggugat onrechtmatige daad untuk mengembalikan posisi. Itu dalam kasus TUN. Gugatan ini PMH, yang konsekuensinya kerugian materil dan moril, bukan menempatkan kembali seseorang,” tegas Apolos.
Ia menambahkan, di dalam dalil gugatannya, penggugat menyatakan bahwa dirinya adalah mantan Dirut Bank NTT, sehingga ada kerugian moril dan materil.
“Jadi ada berita bersileweran bahwa dia (penggugat) akan ditempatkan kembali ke posisinya. Itu ngawur. Putusan itu tidak bisa ditafsirkan lagi. Jelas-jelas tidak ada itu,” ungkapnya.



Tinggalkan Balasan