Pesan Danrem dan Rektor Undana
Danrem 161/WS Kupang, Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, SH., MM., dalam materinya tentang era Disrupsi, masa di mana perubahan-perubahan yang terjadi disebabkan karena adanya inovasi yang begitu hebat sehingga mengubah sistem dan tatanan kehidupan masyarakat secara luas.
Danrem juga menyampaikan tentang pesatnya perkembangan teknologi informasi. “Internet merupakan sistim yang sangat terbuka tapi tidak semua bisa memberikan validasi kebenaran tentang informasi yang di akses melalui internet. Sehingga kita tau bahwa sekarang di media jaringan internet itu begitu banyak berita hoax/kebohongan. Kondisi ini yang cukup bahaya dan memprihatinkan,” ujarnya sembari meminta kepada semua untuk selalu mengkonfirmasi sebuah informasi.
Sementara terkait dengan Menwa, Danrem menegaskan bahwa organisasi ini merupakan sebuah wadah yang baik, yang mana di wadah ini, setiap generasi terutama mahasiswa dilatih menjadi kader-kader dalam bela negara.
“Menwa sebagai sebuah wadah dalam menyalurkan berbagai program dan kegiatan dalam organisasi. Memang Menwa ini banyak bersinggungan dengan TNI dan saya tegaskan bahwa menjaga kedaulatan bangsa adalah tanggungjawab semua komponen anak bangsa,” tegas Danrem.
Sementara itu, Rektor Undana Prof. Dr. drh. Maxs U.E. Sanam, M.Sc. dalam materinya ‘Resimen Mahasiswa sebagai Ladang Persemaian Pemimpin Bangsa’ menegaskan universitas adalah tempat yang tidak hanya memberikan pendidikan dalam bidang akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kepemimpinan mahasiswa. Salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui program resimen mahasiswa.
“Resimen mahasiswa adalah suatu wadah yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan diri dalam berbagai aspek, seperti disiplin, kepemimpinan, ketahanan fisik dan mental, serta rasa tanggung jawab terhadap masyarakat. Melalui pelatihan dan latihan yang ketat, mahasiswa dapat mengasah kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan dan mengambil keputusan yang tepat,” tegasnya saat itu.







Tinggalkan Balasan