“Kami sangat berharap, kerja kolaboratif yang sudah terjalin selama ini jangan berhenti di sini, karena tantangan kita untuk NTT masih sangat besar. Walaupun sudah masuk 10 besar, tapi pertumbuhan ekonomi dan industri keuangan masih jauh di bawah nasional,” ungkapnya.
Japarmen menambahkan, setiap tahun OJK bersama industri jasa keuangan NTT terus bekerja keras dan berkolaborasi, untuk mendukung target Presiden Jokowi yakni inklusi keuangan mencapai 90 persen pada tahun 2024.
Penulis: Frederikus Riskiyanto Napan (Mahasiswa KKL di Koranntt.com)
Halaman







Tinggalkan Balasan