Menurutnya, kalimat ini diucapkan oleh Santo Agustinus dari Hippo mengandung arti yang sangat dalam yang menjadi harapan yakni mampu memasyarakatkan Paduan Suara yang bermutu akan meninggalkan kesan yang sangat dalam ke alam bawah sadar, sehingga membentuk suatu nilai dominan yang membentuk karakter dan corak manusia kristiani.
Ia menyebut Pesparani (Pesta Paduan Suara Gerajani) adalah pembinaan dan pengembangan iman serta karakter yang religius. Perlombaan-perlombaan yang diadakan adalah merupakan sarana pembinaan dan pengembangan.
Karena itu, kiranya momen ini pertama-tama sungguh dimaknai sebagai wahana peningkatan mutu iman Katolik. Sehingga Pesparani bukanlah merupakan suatu kompetisi atau perlombaan dalam memperebutkan juara, melainkan sebagai peningkatan iman dan takwa bagi umat Katolik. Ditambah, kegiatan ini juga dapat meningkatkan persaudaraan dan perdamaian dalam keberagaman suku di Indonesia.
“Pesparani tidak hanya sebagai ajang lomba paduan suara saja melainkan gelaran seni religi Katolik yang dapat mendatangkan kedamaian dan sukacita, serta kegembiraan dalam persaudaraan,” tegasnya.





Tinggalkan Balasan