Melihat potensi yang luar biasa, Kadin NTT juga menjalin kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) NTT, dimana terdapat 17 kelompok kerja binaan Bumdes yang berprofesi sebagai pemasok kayu.

Hingga 2023, produksi GAR memiliki lima pabrik di tiga Kabupaten/Kota di NTT. Kerja sama ini juga juga membuka potensi lapangan kerja baru untuk masyarakat sekitar NTT. Hingga hari ini, setidaknya terdapat hampir 600 pembukaan lapangan kerja baru untuk masyarakat lokal.

Pelaksana Tugas Harian Ketua Umum Kadin Indonesia, Yukki Nugrahawan Hanafi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Kadin NTT dalam mendukung program transisi  energi menuju net zero emission melalui inovasi co-firing wood chips.

“Ini adalah bentuk kolaborasi yang inklusif dan inovatif antara Kadin Provinsi NTT dengan pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan perekonomian lokal yang berkelanjutan dengan memanfaatkan energi hijau sebagai sumber energi baru terbarukan,” ujarnya.
 

Menanggapi apresiasi PLH Ketua Umum Kadin Indonesia, Ketua Umum Kadin NTT, Bobby Liyanto, mengatakan program ini merupakan respons terhadap tantangan perubahan iklim dan kebutuhan energi yang berkelanjutan.