Dalam ritual Penti, sebanyak ratusan warga Gendang memenuhi setiap sudut Mbaru Gendang. Seluruh yang hadir tampak antusias. Perwakilan PT PLN (Persero) UIP Nusra disambut dengan upacara Tuak Curu dan Manuk Kapu sebagai salah satu rangkaian dari acara penyambutan bagi tamu dari luar gendang yang hadir.

Kepala Desa Gendang Lale, Laurensius Langgut, mengaku senang dengan kehadiran PT PLN (Persero) UIP Nusra sebagai Ase Kae dan bagian dari keluarga Gendang Lale. Kehangatan dalam upacara tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan warga terhadap rencana pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok.

“Sudah 12 tahun Ulumbu beroperasi, kami di sini tidak merasakan dampak buruknya, yang kami rasakan selama 12 tahun ini malah manfaat baiknya bagi kami di Desa Wewo.” ucap Laurensius Langgut.

Penti bagi kehidupan orang Manggarai merupakan salah satu upacara adat yang hingga kini masih dilestarikan. Ritual adat ini memliki makna yang luhur sebagai ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan leluhur atas hasil panen juga sebagai medium rekonsiliasi atau perdamaian antarwarga kampung.