Karena itu, baginya apa yang sudah dieksekusi oleh Karang Taruna Kota Kupang adalah sebuah terobosan baik yang harus diikuti oleh lembaga lainnya. Karena jika semua memiliki kepedulian, minimal mengurus sampah dalam rumah tangganya secara baik maka ini sebuah tindakan kecil yang berdampak besar.

“Solusinya adalah lakukan pemilahan sampah rumah tangga. Yang masih bisa dimanfaatkan, manfaatkan saja. Sedangkan yang tidak, barulah dibuang. Kami mendampingi masyarakat dan melakukan edukasi sejak bertahun-tahun sebelumnya, yakni dengan cara merubah pola pikir mereka dalam menatakelola sampah. Bisa dijadikan uang, juallah ke bank sampah terdekat, karena sampah itu nilainya lumayan,”tegas Yusak sembari merinci berbagai jenis sampah dan harganya.

Ikut mendampingi Yusak Subnafeu pagi itu, Roy Ninurazta yang saat ini mendirikan koperasi sampah plastik Bina Multi Alam Lestari Kelurahan Maulafa Kota Kupang. Bersama sejumlah relawan lingkungan, mereka tak ketinggalan mendemonstrasikan hasil daur ulang sampah yang estetik dan bernilai ekonomi tinggi.