Karena itu, baginya apa yang sudah dieksekusi oleh Karang Taruna Kota Kupang adalah sebuah terobosan baik yang harus diikuti oleh lembaga lainnya. Karena jika semua memiliki kepedulian, minimal mengurus sampah dalam rumah tangganya secara baik maka ini sebuah tindakan kecil yang berdampak besar.

“Solusinya adalah lakukan pemilahan sampah rumah tangga. Yang masih bisa dimanfaatkan, manfaatkan saja. Sedangkan yang tidak, barulah dibuang. Kami mendampingi masyarakat dan melakukan edukasi sejak bertahun-tahun sebelumnya, yakni dengan cara merubah pola pikir mereka dalam menatakelola sampah. Bisa dijadikan uang, juallah ke bank sampah terdekat, karena sampah itu nilainya lumayan,”tegas Yusak sembari merinci berbagai jenis sampah dan harganya.

Ikut mendampingi Yusak Subnafeu pagi itu, Roy Ninurazta yang saat ini mendirikan koperasi sampah plastik Bina Multi Alam Lestari Kelurahan Maulafa Kota Kupang. Bersama sejumlah relawan lingkungan, mereka tak ketinggalan mendemonstrasikan hasil daur ulang sampah yang estetik dan bernilai ekonomi tinggi.

Sementara, dua kader Karang Taruna masing-masing Johny Sander Sanda yang menjabat Waket IV Pengurus Karang Taruna Kota Kuang dan Ryan Lado yang juga pengurus kota, menampilkan cara mendaur ulang sampah berupa botol air minum mineral, serta sampah plastik lainnya menjadi kursi sofa yang unik dan bernilai ekonomi tinggi.

Mereka membawa ban mobil dan sejumlah alat peraga, mempraktekannya di depan peserta lalu mengajak peserta ikut bergabung dalam praktek tersebut. Suasana riuh karena sebagian besar peserta terlibat langsung dalam daur uoang sampah. Untuk diketahui, Johny Sander Sanda adalah pelaku UMKM yang kini hasil produksinya terserap di sejumlah perbankan dan hotel berbintang. Sementara Ryan Lado, memiliki specialisasi di daur ulang sampah ban bekas dan beraneka produk lainnya, yang tenaga dan pikirannya dipakai di sejumlah kabupaten di NTT.

Peter, seorang peserta menyatakan rasa terimakasihnya kepada panitia karena sudah dilibatkan sebagai peserta. Dia berharap kedepan kegiatan yang seperti ini diadakan lagi.