Selanjutnya RD. Gerardus yang hari ini juga merayakan ulang tahun ke-26 tahbisan imamatnya ini menambahkan bahwa SMAK Giovanni Kupang terus bersyukur boleh mengalami berkat Tuhan dan boleh merasakan lindungan Tuhan.
Bahkan di tengah-tengah dinamisme kehidupan, SMAK Giovanni Kupang hadir menjadi alat pelaksana kasih bagi anak muda (giovanni). Ia berharap dengan bacaan Injil hari ini semua umat dapat mengambil pesan kecil yang disampaikan untuk dijalani dalam hidup sehari-hari, terutama di dunia pendidikan.
Sementara itu, dalam sambutan perayaan Dies Natalis ke -61, Kepala SMAK Giovanni Kupang RD. Stefanus Mau, Pr mengatakan, di bawah visi baru, pihaknya mendorong seluruh warga SMAK Giovanni Kupang untuk membhaktikan diri sepenuhnya kepada lembaga pendidikan ini.
“Tentunya untuk 4 tahun ke depan kami berusaha untuk memperkuat kualitas di berbagai macam aspek. Dengan momen perayaan kelahiran Santa Perawan Maria, diharapkan lembaga ini juga melahirkan output yang berkarakter dan memiliki kepedulian. Oleh karena itu kami memulai dengan label sekolah ramah, sehingga sikap baik kita tumbuhkembangkan di sekolah ini. Tentu hal ini tidak mudah, perlu kerja keras dan kerja sama semua unsur,” kata RD. Stefanus Mau.





Tinggalkan Balasan