Romo Stef menyebut, pihak sekolah menyambut dengan baik kehadiran dr. Shinta dan dr. Kevin serta pimpinan RSIA Dedari Kupang, untuk memberikan edukasi kepada para siswa, tentang perkembangan remaja dan juga bagaimana mereka dapat mengelola emosinya secara baik.
“Sehingga tidak ada hambatan bagi mereka untuk siswa menjalani pembelajaran di ruang kelas. Kita juga menghadirkan orang tua, karena bisa saja suasana di dalam keluarga yang tidak nyaman, sehingga bisa saja stres itu dibawa dari rumah ke sekolah,” jelasnya.
Pasca kegiatan ini, SMA Katolik Giovanni Kupang akan terus bekerja sama dengan RSIA Dedari untuk membantu siswa dan guru dalam mengelolah stresnya.
“Semoga apa yang disampaikan dokter Shinta dan dokter Kevin bersama timnya ini menjadi suatu pelajaran yang sangat berarti bagi dirinya. Kita mengimbau para siswa dan guru serta pegawai bisa meneruskan konsultasi dengan dokter Sinta di RSIA Dedari,” pesan RD. Stefanus Mau, Pr.
Sementara itu, dr. DAP Shinta Widari, SpKJ, MARS menyampaikan, kesehatan itu harus dimulai sejak dini. Menurutnya, program Dedari Goes to School dimulai dari SMA Katolik Giovanni Kupang, dan ke depan akan dilaksanakan di sekolah lain di Kota Kupang.





Tinggalkan Balasan