Seperti diketahui, sorgum dan jagung merupakan komoditas pangan lokal yang menjadi unggulan NTT, dan dalam kesempatan tersebut salah satu kuliner lokal yaitu jagung bose diperkenalkan melalui kegiatan sarapan bersama masyarakat Kupang dan sekitarnya. Jagung bose merupakan olahan jagung berupa bubur jagung yang ditambahkan isian sei sapi dan ikan yang dilengkapi sayur daun kelor serta jus buah segar.
Gubernur NTT Viktor Laiskodat mengapresiasi berbagai kegiatan NFA yang digelar di wilayahnya. “Saya berharap ini menjadi momentum untuk memajukan pangan kita melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah NTT dengan Badan Pangan Nasional,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi Badan Pangan Nasional yang mendorong konsumsi protein serta mengampanyekan penganekaragaman pangan.
“Pangan kita harus didorong protein, jangan didorong karbohidrat. Karena itu saya mengapresiasi Badan Pangan Nasional yang kampanyekan makan protein, karena sumber pangan kita kaya, beragam pangan kita punya.
Ini penting karena pangan itu mengatur generasi masa depan,” ujarnya.





Tinggalkan Balasan