Di sisi lain lanjut dia, pihak yang tolak tidak paham tentang wilayah Poco Leok. Buktinya, Kampung Wae Koe Desa Legu tempat mereka tinggal dianggap berada di luar wilayah Poco Leok.

“Kami yang tinggal di Wae Koe adalah Warga Gendang Lungar. Wilayah Poco Leok terdiri dari 9 Desa dan sekarang ada berapa desa persiapan,” ujarnya.

Ia mengatakan, berbicara tentang Tanah Lingko, pihak kontra belum paham Perbedaan Tanah Lingko yang suda dibagi (sudah ada Pemiliknya) dan Tanah Lingko yang belum dibagi (belum ada Pemiliknya).

“Inilah salah satu bukti nyata bahwa orang yang menolak Pembangunan Geotermal Pocoleok benar-benar karena direkrut atau karena terpengaruh oleh ajakan atau perintah Pater Simon,” tegasnya.

Dilansir dari media Floresa.co Pater Simon Suban Tukan, SVD mengatakan selama ini lembaga yang dipimpinnya itu memang melakukan kegiatan bersama warga di Lungar dan sekitarnya.

“Termasuk pendampingan terhadap warga yang merasa haknya diambil sewenang-wenang oleh pihak lain,” ungkap Pater Simon kepada Floresa.