Kepala KCD Lombok Barat, Muhajidin, optimis siswa-siswa dalam pelatihan konversi mampu berkontribusi dan bersaing dalam pengembangan kendaraan listrik.

“Semoga PLN bisa terus membangun generasi. Karena inovasi ini tergantung dari kualitas riset, kualitas riset ini tergantung dari sumber daya riset. Insyaallah dengan kolaborasi kita dengan PLN banyak yang bisa kita perbuat,” ujar Muhajidin.

Sementara itu, Rosyid, selaku pemateri sekaligus engineer Braja Elektrik Motor, berharap lewat pelatihan ini gaung kendaraan listrik semakin terdengar oleh masyarakat, sehingga wawasan masyarakat terhadap kendaraan listrik dan konversi semakin terbentuk.

Rosyid berharap beberapa materi ajar yang telah disiapkan dapat bermanfaat bagi para siswa dan ekosistem kendaraan listrik semakin berkembang dan diterima masyarakat.

“Untuk yang diajarkan pertama dasar-dasar kendaraan listrik konversi, teknis kendaraan listrik, kami juga ajarkan tentang sertifikasi uji tipe (SUT). Itu untuk bagaimana kendaraan ini biar legal sehingga bisa dipakai di jalan raya tanpa khawatir ditilang,” kata Rosyid.