Awalnya, mereka menargetkan sekitar 3 orang yang akan menjadi peserta. Namun pasca sosialisasi, antusiasme orang tua dan siswa begitu tinggi.
Sehingga total siswa lulusan yang dikirim dari SMKN 1 Wae Rii Ruteng untuk mengikuti seleksi bertambah menjadi 15 orang.
“Laki-laki 13 orang, perempuan 2 orang. Kalau perempuan 1 dari jurusan boga, dan 1 lagi dari jurusan bangunan,” ujarnya.
Ia menambahkan, mereka cukup terbantu, karena Pemprov NTT juga bekerja sama dengan Bank NTT, untuk memberikan skim kredit untuk para peserta.
Saat ini 15 orang calon peserta program vokasi dan training industri sudah berada di Kupang dan sedang menjalani training bahasa Jerman.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Linus Lusi menyampaikan, saat ini pihaknya sedang melaksanakan kursus Bahasa Jerman untuk calon peserta.
“Konsentrasi kursus Bahasa Jerman di SMKN 4 Kupang, dengan total peserta sekarang sudah lebih dari 100 orang,” ujar Linus Lusi.
Ia mengajak masyarakat NTT maupun lulusan SMA/SMK untuk memanfaatkan program ini.





Tinggalkan Balasan