Sehingga pihaknya terus bekerja sama dengan Puskesmas untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang makanan bergizi, yang harus diberikan kepada anak-anak.
“Kita juga menyiapkan dana untuk pemberian makanan tambahan selama 3 bulan. Kita bersyukur kita baru menangani dua minggu, itu sudah ada angka penurunan dari 518 anak itu ada penurunan 50%,” katanya.
Ia meyakini bahwa stunting tidak akan selesai, tapi selama semua pihak memiliki kepedulian dan perhatian terhadap generasi, maka tindakan sekecil apapun, bisa menolong anak-anak untuk keluar dari masalah stunting. (*)
Halaman







Tinggalkan Balasan