“Ada perbedaan mendasar dalam cara kerja dari 3 generasi, anak-anak yang lebih muda, cara kerjanya jauh lebih cepat dan lebih digital. KORPRI memiliki kegiatan yang bisa menaungi tiga level peradaban birokrasi ini, di olahraga disediakan semua baik untuk generasi X, Y dan Z. Begitupula di MTQ, mulai dari menulis khath manual sampai digital termasuk untuk qira’at dan hafalan semua generasi bisa ikut. Kunci dari semuanya adalah kebersamaan, komunikasi dan saling berkoordinasi,” ujar Zudan.
Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Utama pada Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI, Drs. Imam Gunawan, MAP., memaparkan tentang enam dimensi kepemudaan, yaitu, dimensi filosofis, demografis, potensi, problematika, dan dimensi peran serta lingkungan strategis.
Untuk itu, menurut Imam, perlu diciptakan kolaborasi dan pengembangan ekosistem kerja yaitu dengan sosialisasi dan penyamaan persepsi, pembentukan atau penyepakatan kelembagaan kolaboratif, penyusunan rencana aksi atau roadmap dan penyelenggaraan rencana aksi serta monitoring dan evaluasi.





Tinggalkan Balasan