Dia menyebut, 10 orang merupakan tahap awal. Sedangkan anak-anak NTT lain yang berasalndari daerah Sumba Tengah pun sudah bersedia untuk mengikuti program tersebut.

“Saya berharap apa yang menjadi usaha orang tua dan kerinduan mereka mendapat pendidikan yang baik, bisa terjawab,” ungkap Sesilia.

“Apa yang mereka peroleh di Jerman, semoga bisa dibagikan kepada teman-teman mereka dan bisa membangun Sumba Tengah,” tandasnya.

Ketua Panitia Program Training Bahasa Jerman yang juga adalah Kepala Sekolah SMKN 4 Kupang Semi Ndolu mengatakan, dalam kegiatan kursus Bahasa Jerman, pihaknya bekerja samaa dengan Prime Education Yogyakarta yang merupakan mitra ekslusif Global Katalyst e.V.

Maksud dan tujuan kursus bahasa Jerman adalah menyiapkan para calon azubi untuk memiliki kemampuan bahasa Jerman hingga level Intermediate, mengingat kemampuan bahasa menjadi syarat utama dalam mengikuti program ausbildung di Jerman.

Dia menyebut, setiap kelas maksimal 36 orang, sehingga setiap tahun ditargetkan sebanyak 42 kelas. Peserta tahap 1 saat ini sebanyak 62 orang yang terdiri dari laki-laki 31, dan perempuan 31 orang.