Pada pertemuan KTT ASEAN tersebut, Indonesia juga berhasil mendorong deklarasi soal pengembangan ekosistem kendaraan listrik regional, untuk mencapai target emisi net-zero, dan meningkatkan ketahanan energi di setiap Negara Anggota ASEAN dan di daerah.

“Negara-negara ASEAN berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik regional yang melibatkan seluruh Negara Anggota ASEAN yang mendukung adopsi kendaraan listrik dan peningkatan industri kendaraan listrik di Negara Anggota ASEAN,” tambah Jokowi.

Selain itu, sejumlah deklarasi juga dihasilkan dari pertemuan para pemimpin ASEAN, seperti untuk menentang kejahatan terorganisir transnasional. Sementara yang untuk kerja sama dan koordinasi terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengatakan dari banyak kesepakatan yang dihasilkan itu, salah satunya antara Indonesia dengan Vietnam, guna mengupayakan memenuhi target perdagangan sebesar USD 15 miliar untuk 2028.

“Sangat optimis target tersebut dapat terpenuhi, syaratnya semua hambatan perdagangan dapat dikurangi, atau kalau tidak bisa dihilangkan sepenuhnya,” tutup Retno. (*/KN)