“Kami dari Bank NTT sampaikan terima kasih atas semua dukungan dari jemaat masjid yang sudah menjadi mitra kerja Bank NTT,” ungkapnya.
Ia berharap, agar para imam dan jemaah Mesjid Al Fatah tidak melihat nilai atau jumlah bantuan yang diserahkan.
“Mungkin nilainya jauh dari harapan. Tetapi niat baik kami jadi modal untuk turut berbagi dalam pembangunan ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Imam Masjid Al Fatah, Haji Idrus Lamaya mengucap syukur dan terima kasih kepada Bank NTT yang turut berpartisipasi dalam pembangunan Masjid Al Fatah.
“Semoga kehadiran Dirut dan rombongan disini membawa berkat untuk kita semua,” jelas Haji Idrus saat memberikan sambutan.
Dia mengakui bahwa Masjid Al Fatah sudah dibangun sejak enam tahun lalu, dan kini progres pembangunan masjid baru mencapai 65 persen.
“Progres pengerjaan baru 65 persen dari rencana kami. Semuanya masih kurang, sehingga kami sepakat mencari jalan keluar untuk memperoleh dana demi melanjutkan pembangunan ini,” ungkapnya.
Sehingga, kata dia, pihaknya mendapat jalan keluar melalui Anwar Pua Geno untuk memasukan proposal penawaran ke Bank NTT untuk memperoleh tambahan dana.







Tinggalkan Balasan