“Bantuan ini diberikan secara bertahap. Sekarang diserahkan Rp50 juta, bulan Desember nanti akan diserahkan Rp50 juta lagi,” ujar Dirut Aleks Riwu Kaho.
Ia menyampaikan, selain bantuan dari Bank NTT, secara pribadi dirinya juga turut menyumbang sebesar Rp25 Juta untuk pembangunan Mesjid Al Fatah.
“Secara pribadi saya sumbang Rp25 juta. Nanti ditransfer langsung ke rekening masjid atau panitia. Semoga bantuan ini bermanfaat untuk pembangunan masjid ini,” jelasnya.
Dirut Bank NTT meminta para imam mesjid, untuk senantiasa mendoakan dan terus menjalin kemitraan yang baik antara Yayasan Masjid Al Fatah dan Bank NTT.
“Kami dari Bank NTT sampaikan terima kasih atas semua dukungan dari jemaat masjid yang sudah menjadi mitra kerja Bank NTT,” ungkapnya.
Ia berharap, agar para imam dan jemaah Mesjid Al Fatah tidak melihat nilai atau jumlah bantuan yang diserahkan.
“Mungkin nilainya jauh dari harapan. Tetapi niat baik kami jadi modal untuk turut berbagi dalam pembangunan ini,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan