Selain panen jagung, saat itu juga dilakukan launching pengiriman jagung oleh offtaker sebanyak 10 ton.
“Hasil panen tadi sebanyak 6,5 ton dan setelah itu digabungkan dengan hasil panen di gudang offtaker sebanyak 10 ton yang dikirim oleh offtaker,” sebut Kepala Bank NTT Cabang Lewoleba, Petrus Soba Lewar seperti dikutip dari SelatanIndonesia.com.
Dijelaskan Soba Lewar, harga jagung yang dibeli dari para wiman/petani adalah Rp4.500 dikalikan total hasil panen 6.500 kg, sehingga hasilnya Rp29.250.000.
Halaman



Tinggalkan Balasan