Mantan Ketua Fraksi NasDem DPR RI ini menyebut sekolah adalah sebuah keluarga untuk masa depan anak didik. Bukan sebagai tempat penitipan anak.

Karena itu, VBL meminta para guru dan Kepala Sekolah untuk menghadirkan suasana yang baik di sekolah. Anak-anak didik harus diajak untuk menyanyi, menari tebe, dan berdoa bersama, sebelum pelajaran dimulai.

“Kalau hormon endorfin atau hormon kebahagiaannya naik, maka diajar apapun pasti diterima, karena hati yang gembira adalah obat,” ungkap Gubernur VBL.

Gubernur bergarap agar dengan adanya bantuan DAK dan DAU tersebut, akan lahir anak-anak TTS yang punya kemampuan berpikir kritis dan memiliki masa depan yang cerah.

“Karena mereka diajarkan oleh guru-guru yang peduli, cinta kasih, membangun pengetahuan agar mereka mendapatkan masa depan bukan saja di dunia ini, tapi di Surga karena kecerdasan yang mereka miliki,” tandas Gubernur VBL.

Asisten Sosial Pemerintahan Sekda Kabupaten TTS Denny Nubatonis menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT yang sudah meluangkan waktu untuk hadir dan menyerahkan DAK dan DAU kepada para Kepsek di TTS.