Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Dr. TB. Haeru Rahayu, A.Pi, M.Sc juga memaparkan terkait dengan perkembangan pembangunan Budidaya Udang Terintegrasi (Integrated Shrimp Farming) di Kabupaten Sumba Timur.
“Saat ini posisi kita berada di posisi atau tahapan kedelapan yaitu Penetapan Sumber Pembiayaan (PSP) dan sudah selesai. Kami sedang menempuh di tahapan kesembilan dan kesepuluh yaitu Lelang Rancang Bangun dan Lelang Manajemen Konstruksi. Jadi untuk menuju ke tahapan 9 dan 10 persyaratannya 1 kalau kami sudah ada Kepmen Desain and Build yang akan ditandatangan oleh Pak Menteri kemudian lahan juga sudah clear and clean. Kalau ini tercapai maka selanjutnya kami akan melobi teman-teman di Kemenkeu terkait dengan lelang KSA,” pinta Dirjen Perikanan Budidaya.
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat turut mendukung berbagai proses dan tahapan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dalam proses pembangunan Budidaya Udang Terintegrasi (Integrated Shrimp Farming) di Kabupaten Sumba Timur. VBL juga akan membantu semaksimal mungkin terkait dengan beberapa persoalan yang menjadi kendala dalam pembangunan tersebut seperti suplay listrik dan lahan.
“Pemerintah Daerah akan mendukung program dan kegiatan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, dengan menfasilitasi ketersediaan lahan. Terkait dengan suplai listrik kami akan bekerjasama dan mendatangkan tenaga ahli dari China,” ungkap Gubernur VBL.
Untuk diketahui Integrated Shrimp Farming merupakan perwujudan besar dari pengembangan Budidaya Udang Berbasis Kawasan yang telah terlebih dahulu dilakukan dan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 9 Maret 2023 lalu di Kebumen, Jawa Tengah.
Konsep pembangunan yang diterapkan pada Integrated Shrimp Farming adalah terintegrasi dari hulu ke hilir dalam satu kawasan. Adapun Zona Hulu adalah Hatchery dan Pabrik Pakan, lalu Zona Budidaya (On Farm) yang merupakan Kawasan Pembangunan Tambak, dan Zona Hilir berupa Coldstorage, Pabrik Es dan Pabrik Styrofoam. Kemudian ada juga Zona Fasilitas Umum yang terdiri dari kantor, rumah ibadah, jalan, rumah karyawan, dll. Pembangunan Integrated Shrimp Farming akan menghasilkan banyak dampak seperti meningkatkan devisa melalui ekspor, penerimaan pajak (PNBP dan PAD), menciptakan lapangan kerja dan Multiplier effect lainnya.







Tinggalkan Balasan