“Kami akan mengawal terus debitur-debitur yang akan bekerja sama dengan Gradana nantinya,” tegasnya.
Ikhsan mengakui, kerja sama dengan Gradana sangat membantu, karena pihaknya bisa mengakses pinjaman modal kerja tanpa agunan, namun harus melalui rekomendasi BPD HIPMI NTT.
“Untuk pengusaha-pengusaha baru, nanti bisa join di HIPMI NTT. Kalau butuh rekomendasi, kita survei dulu usahanya teman-teman, kalau layak, kita kasi akses permodalan. Ayo bergabung di HIMPI. Kita saling berkolaborasi dan menyelesaikan persoalan usaha di dunia usaha bersama-sama,” tandasnya.
Sementara Bendahara Umum BPD HIPMI NTT Heri Restu Dupe mengatakan, salah satu syarat yang harus dipenuhi saat mengakses modal dari Gradana adalah pengusaha harus menjadi anggota HIPMI NTT dan memiliki usaha yang jelas.
Karena itu, sebelum memberikan rekomendasi, HIPMI NTT juga melakukan survei langsung ke lokasi atau tempat usaha dari calon debitur. Hal ini diterapkan kepada semua pengusaha termasuk CV Mutis Indotama.
“Kemarin Pak Ketum dan Sekum HIPMI NTT telah berkunjung ke tempat usaha CV Mutis Indotama. Kemudian salah satu pengurus CV Mutis Indotama adalah senior pengusaha di Kota Kupang. Jadi kami tidak meragukan kredibilitasnya,” ujar Restu Dupe.





Tinggalkan Balasan