“Profesor Sanam memiliki jumlah dokumen publikasi terindeks Scopus: 5, serta H-index: 1, yang sekaligus juga mengawali rangkaian pengukuhan guru besar yang akan dikukuhkan pada tahun 2023 di Undana. Bapak Profesor Sanam hari ini menjadi Guru Besar Pertama yang dikukuhkan di tahun baru 2023 ini,” kata Tjitjik Tjahjandarie.
Menurutnya, raihan gelar profesor tepat di Hari Ulang Tahun ke-58 adalah kado yang istimewa. Tjitjik Tjahjandarie juga mengajak para akademisi lain di Undana, untuk berkompetisi mencapai jabatan guru besar.
“Perlu kita sadari bahwa pencapaian guru besar ini bukan hanya capaian individu seorang akademisi, namun juga menjadi capaian penting bagi institusi perguruan tinggi,” ujarnya.
Ia menyampaikan selamat kepada Universitas Nusa Cendana, khususnya Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan atas pengukuhan guru besar pertamanya.
Sementara itu, Prof. Dr. drh. Maxs Urias Ebenhaezar Sanam, M.Sc, dalam orasi ilmiahnya, menyatakan bahwa ancaman akan munculnya potensi pandemik baru adalah nyata akibat perubahan iklim global, mutasi genetik mikroba, intensitas kontak manusia dengan hewan liar yang semakin tinggi akibat perubahan perilaku, mobilitas hewan dan orang yang semakin tinggi, dan faktor-faktor pemicu lainnya.





Tinggalkan Balasan