“Saat ini kami menyediakan sekitar 11 produk scoring berbasis data kredit dan non kredit yang dapat dimanfaatkan berbagai jenis lembaga keuangan dalam memperkuat manejemen risiko kredit baik pada segmen konsumtif dan produktif seperti korporasi dan UMKM” pungkas Abimanyu.

Untuk diketahui, PT PEFINDO Biro Kredit merupakan Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan yang sahamnya dimiliki oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), PT Bursa Efek Indonesia, PT Pegadaian, PT TASPEN (Persero), PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma), PT Consumer Information Consulting, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia, PT Cahaya Teknologi Optima Sejahtera dan Dana Pensiun Bank Indonesia.

Kegiatan usaha utama Perusahaan adalah mengelola informasi perkreditan dalam bentuk penghimpunan dan pengolahan data kredit dan data lain untuk menghasilkan informasi perkreditan berupa produk dan/atau layanan, yang bersumber dari data kredit dan data lain yang dimiliki. Data kredit diperoleh dari Sistem Informasi Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dikelola oleh OJK dan beberapa lembaga lainnya. Sementara data non-kredit berasal dari beberapa instansi publik dan lembaga yang telah bekerja sama dengan Perusahaan untuk menjadi sumber data.