Ia menjelaskan, kerja sama juga mencakup pemanfaatan data dan credit scoring dari IdScore yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis kredit Bank NTT melalui peningkatan efisiensi dan optimalisasi potensi yang belum tergarap.

Bank NTT, lanjut Stefen Messakh, terus beradaptasi pada era ekonomi digital saat ini, dengan memanfaatkan kekayaan data dalam pengambilan keputusan.

“Saat ini kredit kami masih didominasi segmen konsumtif dengan porsi di atas 70%. Ke depan kami akan terus mengoptimalkan potensi pertumbuhan dari segmen produktif secara selektif agar kualitas kredit tetap terjaga,” ujar Stefen.

Pada kesempatan yang sama Direktur Utama PEFINDO Biro Kredit IdScore Yohanes Arts Abimanyu mengatakan, pertumbuhan penyaluran kredit harus diimbangi dengan proses yang cepat dan efisien, salah satunya melalui analisa kelayakan kredit secara digital.

”Namun demikian aspek akurasi harus tetap dijaga agar kualitas portfolio kredit tetap terjaga,” ujar Abimanyu.

Kerja sama keanggotaan ini merupakan dukungan PEFINDO kepada Bank NTT sebagai pemain utama layanan jasa keuangan di Nusa Tenggara Timur, untuk mewujudkan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan melalui penyediaan credit scoring berbasis informasi perkreditan.