“Terima kasih juga kepada anggota masyarakat yang sudah memberikan lahannya untuk dijadikan jalur alternatif. Ini tentunya menjadi hal positif karena kita saling rela berkorban dan mendukung serta membantu satu sama lain untuk kepentingan banyak orang. Saya harapkan jalur alternatif ini dapat diselesaikan sesuai terget sehingga membantu mempercepat kelancaran transportasi,” ungkap Wakil Gubernur.

Wakil Gubernur juga mengingatkan dalam situasi bencana seperti ini maka diharapkan semua pihak tetap menjaga solidaritas dan suasana damai antar sesama sehingga dapat memberikan ketenangan bagi semua orang.

Pada momentum peninjauan tersebut juga, terpantau beberapa alat berat terus dioperasikan menata jalur darurat untuk dapat dilalui oleh kendaraan. Jalur darurat ini dibuka pada salah satu bagian material longsor yang telah ditata serta dirapikan menggunakan alat berat. Jalur darurat ini digunakan untuk sementara waktu sambil mempersiapkan jalur alternatif yang segera dibangun.

Menurut Kepala Satuan Kerja 1 BPJN Wilayah X NTT, Azhari menjelaskan jalur darurat tersebut sudah dibuat sejak hari minggu kemarin untuk dapat dilalui sementara waktu. “Jalur darurat ini sudah dibuka sejak kemarin dan harus kita jaga, rawat dan pelihara terus dengan alat berat mengingat kondisi tanah di jalur darurat ini juga belum stabil. Sambil kita menunggu jalur alternatif yang akan dibangun,” kata Azhari.