WVI dan Dinas PKO Manggarai Gelar Kegiatan TOT dan BOKS

Kegiatan yang berlangsung di Wae Lengkas ini melibatkan sejumlah kepala sekolah, pengawas dan para guru dari 39 sekolah dari 4 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Manggarai.

WVI dan Dinas PKO Manggarai Gelar Kegiatan TOT dan BOKS. (Foto: Yhono Hande)

Ruteng, KN – Wahana Visi Indonesia (WVI) berkolaborasi bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (PPO) Manggarai menggelar kegiatan Training Of Teachers (TOT) dengan program Build our kids’ success (BOKS).

Kegiatan yang berlangsung di Wae Lengkas ini melibatkan sejumlah kepala sekolah, pengawas dan para guru dari 39 sekolah dari 4 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Manggarai.

Program BOKS dari WVI ini merupakan wujud komitmen jangka panjang, agar para siswa hidup sehat, aman dan bugar, sehingga berdampak pada peningkatan hasil belajar mereka.

Ketua Wahana Visi Indonesia, Siska Pagabean mengatakan, kegiatan BOKS merupakan program kebiasaan anak usia dini dan SD, serta komunitas di desa-desa, agar anak bisa aktif bergerak setiap hari.

“Agar mereka terbiasa untuk di dorong setiap hari, kemudian ada edukasi tentang gizi, juga terkait pola hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Siska kepada wartawan, Selasa 7 Februari 2023.

Dia menjelaskan, sebelum guru memfasilitasi peserta didik untuk praktek melalui hal menyenangkan, pihaknya terlebih dahulu membekali para guru dan kepala sekolah serta pengawasnya.

BACA JUGA:  Peduli Dunia Pendidikan, Wakapolres Manggarai Apresiasi Bripka Syamsuddin

“Agar ketika implementasi di sekolah itu, mereka tahu apa yang harus dilakukan dan memfasilitasinya dengan baik,” pungkasnya.

Kepala Dinas PPO Kabupaten Manggarai, Fransiskus Gero menjelaskan, Pemda Manggarai melalui Dinas PPO sudah menjalin kerjasama dengan pihak WVI.

“Kemarin mereka tawarkan program BOKS, tujuannya untuk melahirkan generasi yang sukses, khususnya anak sekolah,” jelasnya.

Menurutnya, program BOKS yang ditawarkan WVI merupakan bagian untuk menghidupkan kembali aktivitas semua orang, setelah merebaknya pandemi Covid-19 kurang lebih 2 tahun di Provinsi NTT, khususnya di Kabupaten Manggarai.

“Artinya hampir aktivitas kita seluruhnya hilang, oleh karena itu kita hidupkan kembali. Terima kasih WVI yang telah bekerjasama dengan kita, sebab kita (PPO) memang mengedepankan kolaborasi,” jelasnya.

Setelah kegiatan, kata dia, masing-masing guru menerapkan pembelajaran yang berdimensi menghidupkan kembali aktivitas fisik dan gerakan-gerakan yang menyenangkan.

“Sehingga bisa melahirkan generasi sehat jasmani dan rohani dan tentu generasi yang pintar dan cerdas,” harap Kadis Fransiskus Gero.(*)

IKUTI BERITA TERBARU KORANNTT.COM di GOOGLE NEWS